
Hal terpenting adalah menyiapkan perlengkapan keselamatan,
meliputi helm standard keselamatan, jaket, sarung tangan tebal
dan sepatu yang tingginya menutup mata kaki.
Pastikan ukuran tekanan ban depan & belakang sesuai,
karena laju sepeda motor yang tidak seimbang akan
berbahaya saat melakukan pengereman mendadak.
Cek fungsi mekanik yang meliputi mesin, rem,
hingga lampu-lampu dalam keadaan sempurna,
maka tahapan awal untuk berkendara dengan aman sudah terpenuhi.
Saat melakukan manuver di tikungan :
Tidak hanya memutar setang ke arah yang dituju atau
mencondongkan badan ke kiri atau ke kanan,
pengendara harus memposisikan sepeda motor
dengan mempertimbangkan lebar motor dengan tujuan
agar saat menikung tetap mampu melihat belokan yang dituju.
Pilih titik belok khayal sedekat mungkin dengan belokan
untuk menjaga tetap vertikal sejauh mungkin.
Menjelang tikungan, kurangi kecepatan dengan mulai mengerem.
Pindahkan persneling dengan memilih gigi yang lebih rendah
guna menghindari pindah gigi di tengah-tengah tikungan.
Gunakan rem, tepat sebelum sampai di titik belokan.
Akhiri pengereman sampai kecepatan yang cukup rendah
dan pada saat tiba di titik belokan, injak kuat kuat pedal kaki
pada sisi ke arah tujuan belokan sambil membanting kemudi
secepat mungkin dengan tetap menjaga posisi kepala tetap horizontal.
Gunakan gas secara merata, lembut & konstans selama menikung.
Ikuti garis luar tikungan sampai menemukan titik luar.
Saat posisi kendaraan mulai tegak, baru gas dapat kembali di tambah.
Saat melakukan pengereman,
masih banyak para pengendara yang menggunakan
rem belakang lebih banyak dibandingkan rem depan,
padahal dengan cara tersebut,
sepeda motor dapat mengalami sliding
yang berakibat fatal bagi pengendaranya :
Dalam proses pengereman mendadak / darurat,
gunakan rem depan dan tekan habis tuas kopling
(bagi motor yang menggunakan).
Gunakan rem belakang segera setelah rem depan.
Hal ini untuk menekan gaya gravitasi yang dihasilkan dari gerakan motor.
Tempelkan lutut pada tangki atau tekan kaki pada foot step
guna menahan laju tubuh ke arah depan.
Kurangi gigi sambil tetap mengenggam tuas kopling
agar mesin dapat membantu proses pengereman.
Terakhir, gunakanlah eyespan (pandangan meluas) kedepan.
Perhatikan rambu-rambu jalan yang ada
agar anda dapat beradaptasi dengan kondisi jalan yang anda lewati.
semoga bermanfaat !
Tidak ada komentar:
Posting Komentar